START TYPING AND PRESS ENTER TO SEARCH

PROGRAM PEMERIKSAAN GINEKOLOGI SEDERHANA( IVA)

$RBS1EBI

Pada 9 desember 2019 pagi rumah sakit RSIA Kendangsari MERR mendapat kesempatan untuk berbagi layanan pemeriksaan( IVA) secara gratis, pada hari itu juga dilaksanakan acara senam pagi dan jalan sehat bersama di salah satu universitas ternama di surabaya yaitu Universita Airlangga.

$R0IUPI8

 

Kanker serviks adalah jenis kanker yang kerap kali menyerang wanita. Meski termasuk ganas, kanker yang berkembang di leher rahim ini sebenarnya dapat dicegah dan dideteksi sejak dini. Tentunya, hal ini dapat meningkatkan peluang kesembuhan. Saat ini, ada beberapa cara untuk mendeteksi kanker serviks, yaitu dengan pap smear dan tes IVA. Lantas, sebenarnya apa sih tes IVA dan pap smear itu? Seberapa efektif pemeriksaan tersebut mendeteksi adanya kanker serviks?

Image result for pemeriksaan iva

Pap smear

Pap smear adalah pemeriksaan kesehatan yang mampu mendeteksi kanker serviks. Bahkan para ahli menyatakan bahwa tes ini juga bisa mendeteksi tahapan pre-kanker – satu tahap sebelum kanker serviks terjadi.

Pap smear sebaiknya mulai dilakukan secara rutin dalam tiga tahun sekali ketika Anda telah menikah ataupun telah melakukan hubungan seksual. Pemeriksaan ini memeriksa jaringan sel serviks atau leher rahim Anda. Pemeriksaan dilakukan ketika Anda tidak sedang mengalami menstruasi. Jadi, ketika pemeriksaan dilakukan, dokter akan mengambil sedikit bagian dari leher rahim dan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan laboratorium.

Image result for pap smear

Ketika akan melakukan pap smear, perhatikan dulu aturan berikut ini:

  • Jangan berhubungan seks dua hari sebelum tes.
  • Jangan membersihkan vagina dengan douche dua hari sebelum tes. Bilas vagina cukup dengan air hangat.
  • Jangan menggunakan kontrasepsi vagina, seperti busa, krim, atau jeli.
  • Jangan menggunakan obat-obatan untuk vagina.

Tes IVA

Tidak seperti pap smear yang mungkin lebih dikenal, tes IVA (inspeksi visual asam asetat) adalah pemeriksaan leher rahim yang juga bisa digunakan sebagai pendeteksi pertama. Jika dibandingkan dengan pap smear, tes IVA cenderung lebih murah karena pemeriksaan dan hasil diolah langsung, tanpa harus menunggu hasil laboratorium.

Jadi, tes IVA menggunakan asam asetat atau asam cuka dengan kadar 3-5 persen, yang kemudian diusapkan pada leher rahim. Setelah itu, hasilnya akan langsung ketahuan, apakah Anda dicurigai memiliki kanker serviks atau tidak.

Image result for gambar hasil pemeriksaan iva test

 

Meskipun terdengar menyeramkan, sebenarnya pemeriksaan ini tidak menyakitkan dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.

Ketika jaringan leher rahim memiliki sel kanker, maka biasanya jaringan akan terlihat luka, berubah menjadi putih, atau bahkan mengeluarkan darah ketika diberikan asam asetat. Sementara, jaringan leher rahim yang normal, tidak akan menunjukkan perubahan apapun.

Pemeriksaan ini dianggap pemeriksaan awal yang efektif dan murah untuk mendeteksi kanker serviks. Pasalnya, tidak dibutuhkan waktu dan pengamatan laboratorium lagi untuk tahu hasilnya. Selain itu, kelebihan tes IVA lainnya adalah pemeriksaan ini aman dilakukan kapan pun.

Untuk para wanita khususnya jika dirasa mengalami gejala” yang terlihat ganjil sebaiknya segera melakukan test berikut di puskesmas atau layanan kesehatan terdekat dan jangan menunda – nunda.

About the Author:Admin